PSYCHOTEST

Psikotes merupakan serangkaian tes yang dilakukan oleh Psikolog (profesional) atas permintaan klien (individu atau organisasi) untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai aspek psikologis seseorang sesuai dengan kebutuhan dan keperluan klien. Tes tersebut diberikan sebagai alat atau sarana bagi psikolog untuk dapat memahami dan menggambarkan secara utuh terkait dengan aspek psikologis individu yang dibutuhkan oleh diri sendiri maupun klien.

Keseluruhan proses tes dilakukan sesuai dengan standar pelayanan kode etik psikolog. Psikotes sebenarnya bukan ujian, karena itu tidak benar kalau dikatakan tidak lulus ujian psikotes; karena yang dilakukan oleh Psikolog adalah meminta respon atas pernyataan/pertanyaan yang diberikan kepada individu sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya pada individu yang bersangkutan. Respon tersebutlah yang dijadikan indikator untuk memberikan gambaran profile setiap individu yang mengikuti tes.

how_it_works_11

PERSIAPAN PSIKOTES

1.
Karena psikotes bukan merupakan ujian, maka tidak perlu Anda belajar mengerjakan tes atau bahkan kursus kilat untuk ikut psikotes. Yang diperlukan adalah kesiapan mental dalam mengikuti psikotes; karena keselurahan tes yang diberikan adalah untuk menggambarkan kepribadian Anda secara keseluruhan, maka ketika Anda nyontek atau tidak konsen pada waktu psikotes akan mempengaruhi gambaran diri Anda. Ketika Psikolog menemukan kepribadian ‘ganda’ dalam diri Anda biasanya direkomendasikan dalam kategori ‘merah’ artinya anda tidak lolos.

2.
Sebelum psikotes, sebaiknya Anda istirahat yang cukup, karena psikotes biasanya memerlukan waktu yang lama dan cukup melelahkan. Pada dasarnya tes yang diberikan merupakan keadaan sehari-hari yang Anda jumpai, namun karena waktunya yang terbatas itulah yang melelahkan. Ingat ritme emosi Anda dalam mengerjakan tes juga akan tergambar dalam hasil psikotes Anda.