23 Agustus 2024

Tipe Pengoleksi/hoarder Barang (Collecting or Hoarding)

Kamu Suka Mengoleksi atau Menimbun Barang? Jangan-jangan Gejala OCD?!


 

Tipe OCD hoarding ini adalah perilaku pengumpulan dan penyimpanan yang berlebihan dari materi apapun hingga mengganggu fungsi sehari-hari dan menimbulkan bahaya atau potensi bahaya bagi individu atau orang lain. Penimbunan sering berkembang menjadi lingkaran setan di mana individu hampir secara harfiah terjebak di rumah mereka sendiri karena banyaknya kekacauan yang biasanya menumpuk. Kekacauan yang berlebihan ini sering mengakibatkan penurunan mobilitas di dalam rumah serta penurunan utilitas rumah itu sendiri. 


 

Ciri - Ciri Hoarding

Berikut adalah ciri-ciri utama ketika seseorang melakukan hoarding, antara lain:

  • Kesulitan membuang
  • Kekacauan
  • Akuisisi yang berlebihan

 

Perilaku menimbun dapat bersifat kronis, dimulai sejak awal kehidupan. Hal ini cenderung memburuk selama bertahun-tahun. Diperkirakan bahwa 2%-5% dari populasi adalah hoarder atau penimbun.


 

Ketakutan yang Dialami Oleh Orang yang Melakukan Hoarding

Ketakutan yang disampaikan oleh hoarder termasuk kekhawatiran tentang kehilangan barang yang mungkin dibutuhkan nanti dan keyakinan berlebihan tentang pentingnya harta benda. Ciri-ciri orang yang menimbun mungkin termasuk keterikatan emosional yang berlebihan pada harta benda; kesulitan dengan pengambilan keputusan, kategorisasi, dan organisasi; keinginan untuk perfeksionisme yang hampir patologis; dan kecenderungan untuk terlibat dalam penundaan dan penghindaran perilaku. Dorongan dapat mencakup belanja atau pengumpulan yang berlebihan serta bentuk akuisisi lainnya (misalnya, menyimpan surat pos, email, dan pesan telepon).


 

Dampak dari Hoarding

Perilaku hoarding akan menghambat pekerjaan dan kehidupan sosial seseorang. Keluarga dan teman memiliki sedikit keinginan untuk datang ke rumah hoarder karena kekacauan yang berlebihan dan kondisi kehidupan yang mengerikan. Hoarder tidak akan mengizinkan orang lain untuk berkunjung dan dapat membuat alasan untuk mencegah orang berkunjung. Hubungan romantis tidak mungkin karena kebanyakan orang tidak ingin berkencan dengan seseorang yang hidup dalam kekacauan.


 

Mengapa Orang Menimbun?

  1. Keterikatan emosional pada objek yang terkait dengan orang, tempat, peristiwa, atau waktu yang signifikan.
  2. Item disimpan untuk kegunaannya.
  3. Peran genetik

 

Seorang psikolog dengan banyak pengalaman menyatakan bahwa OCD dengan tipe ini dapat diobati secara efektif dengan Cognitive-Behavioral Therapy (CBT). Jika kamu mengalami gejala-gejala OCD, segeralah bertemu dengan psikolog. OCD dapat mengganggu pencapaian prestasi, hubungan sosial dengan orang lain serta kehidupan sehari-hari penderitanya. Kamu bisa melakukan konsultasi atau mengikuti asesmen psikologi untuk kecurigaan adanya OCD dan untuk pengobatan OCD.


 

Referensi :

Khairunisa, A., D. (2022). Mengenal 5 Tipe OCD (Obsessive Compulsive Disorder), Ini Penjelasan Lengkapnya. Insan Medika. https://blogs.insanmedika.co.id/mengenal-5-tipe-ocd-ini-penjelasan-lengkapnya/

Mayoclinic. (2020). Obsessive Compulsive Disorder (OCD). https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/obsessive-compulsive-disorder/symptoms-causes/syc-20354432

Puspitasari, A., N. (2019). Mengenal Tipe OCD atau Gangguan Obsesif Kompulsif. Social Connect. https://socialconnect.id/articles/Mengenal-Tipe-OCD-atau-Gangguan-Obsesif-Kompulsif

St. Luke’s Health. (2019). 5 Common Types of OCD. StLukesHealth.org. https://www.stlukeshealth.org/resources/5-common-types-ocd

Artikel Terkait

6 Februari 2026
Dalam dunia kerja modern, ketegangan antara ekspektasi organisasi dan realitas individu menjadi isu yang semakin nyata. Organisasi sering menuntut kinerja tinggi, adaptabilitas cepat, dan komitmen pen...
5 Februari 2026
Dalam dunia kerja dan pengembangan sumber daya manusia, istilah asesmen potensi dan asesmen kinerja sering digunakan secara bergantian, seolah keduanya merujuk pada hal yang sama. Padahal, kedua jenis...
4 Februari 2026
Dunia kerja mengalami perubahan besar dalam dua dekade terakhir. Perkembangan teknologi, dinamika organisasi yang semakin cepat, serta tuntutan produktivitas yang tinggi membuat pekerjaan tidak lagi h...